Kumpulan Artikel Sejarah & Tempat Wisata di Indonesia + Dunia, Beserta Artikel Menarik dan Informatif Lainnya

Ciri - Ciri Zaman Logam dan Manusia Pendukungnya

Nekara
Nekara tipe  Pejeng, Foto : www.flickr.com
Ciri -Ciri Zaman Logam dan Manusia Pendukung Zaman Logam - Secara umum, dari namanya kita ketahui bahwa pengertian zaman logam adalah zaman dimana manusia telah mengenal dan membuat alat-alat dari bahan logam untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik berburu atau untuk melindungi diri.  Lalu, ciri-ciri zaman logam itu seperti apa? kemudian tidak kalah menarik tentang manusia pendukung zaman logam yang berdasarkan informasi terus mengalami perkembangan, jika dibandingkan pada masa zaman batu.

Sebelum kita kupas ciri-ciri zaman logam dan manusia pendukungnya, perlu kalian ketahui zaman logam dibagi menjadi 3 bagian, yakni zaman tembaga (zaman ketika manusia telah membuat alat-alat dari tembaga untuk kebutuhan hidupnya), zaman perunggu (manusia telah berhasil membuat alat dari bahan perunggu, contohnya nekara dan kapak corong) dan zaman besi (zaman dimana manusia saat itu bisa melebur biji besi yang kemudian membuat alat-alat dari besi menggunakan cetakkan, besi tentu lebih sempurna dibanding perunggu dan tembaga).

Ciri - Ciri Zaman Logam 

  1. Alat-alat yang dipergunakan untuk kegiatan sehari-hari sebagin besar terbuat dari logam.
  2. Pembuatan alat atau benda-benda menggunakan 2 model, yakni sistem cetakan dari batu (A Cri Perdue) dan sistem model lilin ( Belalve).
  3. Pembagian kerja semakin ketat
  4. Muncul kelompok masyarakat yang terampil berdasarkan bidangnya
  5. Hidup dengan bercocok tanam sistem persawahan
  6. Perdagangan berkembang pesat, dengan sistem barter
  7. Sudah mengenal sistem kepercayaan 
Itulah 7 ciri-ciri zaman logam yang perlu kalian pahami dan cermati. Dari ciri tersebut, kita dapat menganalisis bahwa manusia saat zaman logam telah berkembang pesat dari masa sebelumnya "zaman batu".

Manusia Pendukung Zaman Logam

Manusia pendukung zaman logam adalah Melayu Muda dan Deutro Melayu, kebanyakan berasal dari daratan asia tenggara, mereka merupakan pendatang yang kemudian menyebarkan kebudayaan yang mereka kuasai seperti bersawah (pertanian basah) dan membuat alat-alat dari perunggu, logam dan besi untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Manusia pendukung yang membawa kebudayaan logam berasal dari pendatang Dong Son (sekarang Vietnam).

Kehidupan Masyarakat Zaman Logam


Kehidupan masyarakat zaman logam tidak lepas dari kedatangan bangsa Melayu Austranesia dari Yuanan Selatan pada 300 tahun sebelum masehi dan gelombang kedua yakni pendatang Melayu dari Dong Son (Vietnam). Para pendatang dari Dong Son lebih maju setingkat dari pada gelombang pendatang pertama. Emigran Dongson telah mengenal dan menguasai teknologi pertanian basah (bersawah) dan teknologi pengecoran logam.

Nah, kedatangan bangsa-bangsa dari luar tersebut membuat kehidupan masyarakat zaman ini semakin berkembang ke arah lebih maju. Contohnya pertanian, semula menggunakan sistem ladang, menjadi sistem persawahan. Kehidupan perdagangan juga semakin berkembang, mereka melakukan transaksi perdagangan antar pulau di Nusantara dan antar kepulauan Indonesia dan Asia Tenggara.

Rekomendasi bacaan lain untuk anda :
Barang yang diperjualbelikan atau ditukarkan seperti rempah-rempah, nekara perunggu, timah, jenis kayu dam manik-manik. Kehidupan masyarakat pada zaman logam juga telah mengenal sistem kepercayaan. Ditandai dengan penguburan orang yang telah meninggal dengan cara langsung dikubur atau menggunakan media perahu.

Kemajuan kehidupan zaman logam dibuktikan dari beberapa peninggalan-peninggalan yang berhasil ditemukan, berikut dengan penjelasannya :

    # Kapak Corong

      Kapak ini dibuat dengan bahan perunggu, bentuknya menyerupai corong, fungsinya untuk memotong kayu. Kapak corong berhasil ditemukan di Jawa, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, dan Papua.

        # Nekara 

        Nekara adalah peninggalan zaman logam berbentuk genderang, terbuat dari bahan perunggu. Diperkirakan berfungsi untuk memanggil roh nenek moyang sebagai kepercayaan yang dianut. Bagi masyarakat zaman logam, benda ini dianggap suci. Ditemukan di beberapa daerah seperti Pulau Sumba, Sumatera, Jawa, Roti, Sumbawa, Sangean, dan Pulau Selayar.

        # Bejana Perunggu

        Bejana Perunggu atau murip dengan wadah ikan pada pemancingan, memiliki hiasan pada sisi luarnya. Ditemukan di daerah Asemjaram, Sampang, Madura dan Danau Kerinci Jambi, Sumatera. 

        # Arca Perunggu 

        Ditemukan juga banyak arca perunggu dengan bentuk yang bervariasi, ada yang berbentuk binatang dan ada yang berwujud manusia, ukurannya kecil dan terdapat cincin pada bagian atas yang berfungsi untuk menggantungkan arca, ahli sejarah menduga bahwa benda ini merupakan bandul kalung. Terdapat didaerah Bogor, Palembang, Bangkinang dan Lumajang.

        # Benda Lainnya

        Perhiasan dari perunggu seperti kalung, gelang dan cincin. Kemudian manik-manik bekal kubur zaman perunggu dan beberapa senjata seperti belati dan mata tombak, ditemukan di Flores dan Jawa Timur.

        Nah itulah penjelasan ringkas pada dan jelas terkait ciri-ciri zaman logam dan manusia pendukungnya

        Share ke teman kamu:
        Tags :

        Related : Ciri - Ciri Zaman Logam dan Manusia Pendukungnya