Sumber Informasi mengenai Sejarah Indonesia maupun Dunia.

Sejarah Perang Persia 499-479 SM

Perang Persia atau bisa disebut sebagai Perang Yunani-Persia. Perang ini terjadi selama kurang lebih 20 tahun. Dalam paparan wikipedia disebutkan bahwa Perang Persia ini merupakan serangkaian konflik antara kekaisaran Persia, Akhemeniyah, melawan negara-negara kota di Yunani Kuno. Menurut beberapa catatan sejarah, Perang Persia bermula pada tahun 499 SM dan berakhir pada tahun 479 SM. 

Latar belakang Perang Persia disebabkan karena pada tahun 498 SM, pasukan Athena dan Eretria membakar ibu kota regional Persia di Asia Kecil, yaitu kota Sardis. Peristiwa ini sontak membuat Darius, kaisar persia kala itu marah dan bersumpah akan membalas Athena dan Eretria atas tindakan mereka. Akan tetapi, pemberontakan terus berlanjut dan kedua belah pihak menemui jalan buntu sepanjang 497-495 SM.

Sejarah Perang Persia 499-479 SM
Foto Ilustrasi Perang Persia. Sumber : Fantasticpixcool.com

Kronologi Perang Persia 499-479 SM

Pada tahun 494 SM, Persia kemudian melakukan serangan ke pusat pemberontakan di Miletosdi. Akhirnya,  pada perang tersebut pasukan Ionia mengalami kekalahan talak dan pemberontakan pun berakhir. Meski telah memenangkan peperangan dan menumpas para pemberontak, Darius masih menaruh dendam kepada Athena dan Eretria. Selain itu, Dairus juga ingin mengamankan kekaisarannya dari ancaman pemberontak lain yang dapat muncul sewaktu-waktu atas campur tangan dari Yunani. 

Oleh karena itu, Daris menyusun rencana untuk melancarkan serangan ke Yunani sebagai hukuman terhadap Athena dan Eretria atas pembakaran di kota Sardis. Invasi pertama Persia ke Yunani ini dimulai pada tahun 492 SM dan dipimpin Jendral Mardonius. Pada awalnya pasukan Persia berhasil menaklukkan Thrakia dan Macedonia, sebelum akhirnya mengalami bencana dan terpaksa mengakhiri invasinya. 

Pada tahun 490 SM, pasukan ke dua dikirim ke Yunani. Akan tetapi, kali ini melalui Laut Aigea dibawah komando Datis dan Arthaphernes. Ternyata ekspedisi kali ini berhasil menundukkan Kyklades, kemudian mengepung dan menghancurkan Eretria. Setelah mengalahkan Eretria , Pasukan Persia ini pun menuju Athena untuk menyerangnya, sebagaimana yang dilakukan terhadap Eretria. Namun, kesuksesan ketika menyerang Eretria tidak terjadi pada Athena. Justru, ketika berusaha menyerang Athena, pasukan Persia dikalahkan secara telak oleh pasukan Athena pada pertempuran Marathon. Akibat kekalahan ini, otomatis menghentikan invasi pertama Persia.

Kekalahan kedua ini tidak membuat Darius tinggal diam. Ia kemudian menyusun rencana untuk kembali menyerang Yunani. Namun pada tahun 486 SM, ternyata ajalnya terlebih dahulu datang, sehingga membuat putranya naik tahta dan meneruskan perjuangan ayahnya tersebut. Selang empat tahun kemudian Xerxes (anak Darius) memimpin invasi kedua Persia dengan pasukan sebanyak-banyaknya. 

Serangan dari pasukan Persia dapat memenangkan pertempuran setelah dibantu oleh pasukan sekutu negara kota Yunani yang dipimpin oleh Sparta dan Athena. Pertempuran Thermopylae. Dalam pertempuran ini, pasukan Persia mampu menduduki sebagian besar Yunani. Singkat cerita, akhirnya menurut beberapa sumber sejarah, perseteruan antara Yunani denga Persia ini diakhiri dengan perjanjian damai, yaitu Perdamaian Kallias.

Demikian pembahasan mengenai sejarah Perang Persia, semoga bermanfaat bagi pembaca semua. Terima kasih

Sumber : Buku "Perang-perang Paling Fenomenal" 2012. Jogjakarta ~ Agus N Cahyo

Baca juga :

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sejarah Perang Persia 499-479 SM

.com